Tudingan Menyerobot Tanah Warga Yang Dituduhkan Kepada Kades Gunung Putri Ternyata Tidak Benar

Abdul Majid (foto.harianteks.com)

HarianTekts.com | NATUNA_ Tuduhan terhadap Kades Gunung Putri yang bernama (Muslim) yang di lontarkan oleh salah satu warganya yang bernama(Karsito) di salah satu media Natuna ternyata tidak benar dan tidak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan.

Awak media harian text menelusuri langsung ke lapangan dan bertemu salah satu saksi yang mengetahui asal usul tanah tersebut yang bernama (Majid) di kediamannya di Desa Gunung Putri Kecamatan Batubi Kabupaten Natuna pada, Senin sore tanggal (01 juli 2024).

Bacaan Lainnya

Advertisement

Menurut (Majid) “tanah tersebut sudah di garap oleh pak (Muslim) sejak 2006 dan saya sendiri yang ikut menggarap dan menebang lahan tersebut dan masih banyak saksi-saksi lainnya.

” Dan ketika di tahun 2023 lahan tersebut dibagi oleh salah satu ( Kasi)di desa Gunung Putri yaitu Almarhum bapak (Muslim) yang mana beliau tidak tahu asal usulnya.

Namun ternyata di dalam lahan tersebut sudah ada tanaman cengkeh milik (Muslim) yang menjabat sebagai kepada desa saat ini, dan bapak (Karsito) sendiri sudah mengakui jika dia telah menebang tanaman cengkeh sebanyak 3 pohon, sedangkan tanaman cengkeh bapak (Muslim) kepala desa sebanyak 150 pohon dan di tanam sejak tahun 2006 dan saksi sepadan tanah tersebut bernama bapak (Ramli Toha) dan bapak (Abdul Rosip) juga membenarkan jika lahan tersebut milik saudara (Muslim) kepala desa Gunung Putri, dan kami bersama membuka lahan tersebut ketika tahun 2006 lalu, hampir semua warga Gunung Putri mengetahui jika lahan tersebut adalah milik pak (Muslim) ucap pak (Majid).

Awak Media Harian text, mengkonfirmasi kepada saudara (Muslim) melalui sambungan telefon seluler, kemudian beliau mengatakan jika masalah tersebut sudah di selesaikan di kantor desa Gunung Putri

beberapa waktu yang lalu dan (Muslim) juga mengatakan” setahu saya tanah tersebut tidak di lahan plasma, kalau memang tanah tersebut terkena plasma silahkan di ambil, tapi jika tidak jangan di ambil karena itu kerjaan orang.

Kemarin juga (Karsito) sudah mengakui jika tanah itu bukanlah miliknya, kemudian pengakuan ini di saksikan oleh BPD dan saksi (Sadimin ) dan (wakil ketua BPD Desa Gunung Putri).

Muslim juga terkejut kenapa permasalahan ini di naikkan lagi, dan saya bisa saja bertindak dan melaporkan masalah ini kepada pihak yang berwajib, tapi kan tidak mungkin karena dia itu kan warga saya, saya selaku kepala desa harus menjaga warga saya, tapi jika sudah kelewatan mau tidak mau harus di proses.” Tutup (Muslim).

BAHARULAZI

W3.CSS

Advertistment


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *